Home / Kuliner / 6 Sumber Protein Nabati Bergizi Pengganti Daging

6 Sumber Protein Nabati Bergizi Pengganti Daging

Sumber ProteinSumber protein dari dahulu lebih dikenal berasal dari produk hewani contohnya daging merah, ikan-ikanan, ayam, telur maupun susu. Tapi bagi yang menjalani diet vegetarian atau menghindari makanan mengandung hewan karena alasan kesehatan, kecukupan protein harus disubstitusi dengan makanan lain.

Pakar diet Dara Godfrey, M.S., R.D., memberikan berbagai alternatif makanan berprotein tinggi yang berasal nabati. Ini daftarnya seperti dikutip dari Women’s Health.

1. Tempe
Makanan khas Indonesia ini terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi. Menurut pakar yang berbasis di New York City, Amerika Serikat ini, tempe bisa jadi sumber protein yang baik dan cenderung lebih sehat sebab tidak mengalami pemrosesan yang terlalu banyak. Tidak hanya protein tempe juga kaya bakal mangan, kalsium, zat logam dan serat. Tempe dapat diolah dengan cara ditumis, dijadikan campuran salad atau sup yang disajikan bersama sayuran lainnya.

2. Kacang Kenari
Kacang bertekstur renyah dengan rasa gurih ini dapat menjadi makanan sehat yang juga kaya protein. Kenari atau biasa disebut walnut ini pun mengandung asam lemak omega-3, mangan dan biotin. Kombinasi protein dan serat yang ada dalam kenari bakal membuat perut terasa kenyang lebih lama. Santap kenari dengan cara ditaburkan ke yoghurt, salad atau dijadikan camilan.


3. Biji Labu
Biji labu yang dikeringkan adalah makanan yang biasa disantap orang Meksiko. Biji dengan tekstur sedikit renyah tapi chewy ini bisa juga ditambahkan ke dalam oatmeal, yoghurt, sereal atau salad. Biji labu adalah sumber yang baik bagi protein, asam amino, magnesium, zat logam dan serat. Berbagai perusahaan juga memproduksi biji labu sebagai camilan. Pilih yang dipanggang dan tidak mengandung garam untuk menjaga nutrisinya.

4. Kedelai Hitam
Kedelai hitam juga merupakan sumber protein, serya folat, potassium, zat logam dan serat. Disandingkan dengan beras merah, kedelai hitam bakal terasa lebih lezat dan meningkatkan nilai gizi pada makanan Anda. Kedelai hitam dapat diolah dengan cara direbus, atau dijadikan tambahan salad maupun sup.

5. Selai Kacang Almond
Dibandingkan selai dari kacang tanah, selai kacang almond mempunyai rasa yang lebih pekat dan creamy. Menjadikannya sebagai olesan roti yang lebih lezat. Tidak hanya itu almond juga lebih kaya protein, serat, kalsium, potassium, zat besi, juga lebih sedikit lemak jenuhnya. Anda dapat menambahkan selai kacang almond ke sajian oatmeal, smoothie, atau dioleskan pada pisang.

6. Kacang Polong
Kacang-kacangan, termasuk kacang polong mengandung banyak serat, protein dan zat logam di samping karbohidrat. Berdasarkan hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal The American College of Nutrition, pediet yang makan kacang-kacangan risikonya lebih kecil 22% mengalami obesitas. Saat akan mengolahnya jadi makanan, pastikan merendamnya di air bersih semalaman untuk mengurangi kandungan sodium yang tinggi.

Lihat juga

pedagang sate kere

Mau Nyobain Sate Kere? Sambangi Pasar Kangen Jogja

YOGYAKARTA, – Melestarikan tradisi agar jangan sampai dilupakan atau hilang ditelan zaman, inilah yang dilakukan oleh …