Home / Politik / BIN Jelaskan Alasan Larang Pegawainya Berjenggot

BIN Jelaskan Alasan Larang Pegawainya Berjenggot

BINJuru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN), Dawan Salyan membahas perihal edaran larangan berjenggot bagi pegawai BIN. Dawan membahas, BIN mempunyai kode etik yang harus ditaati oleh seluruh anggota BIN.

“Namun ada faktor khusus yang diterapkan di Markas Besar BIN, di lingkungan ini saja, di lingkungan kantor,” ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (18/5).

Dawan membahas, tak seluruh anak buah BIN diharuskan untuk melaksanakan edaran tersebut. Bakal namun, edaran tersebut berlaku untuk pegawai BIN yang bertugas di dalam kantor BIN. Apabila pegawai BIN yang bertugas di luar kantor, maka tak diharuskan melaksanakan larangan tersebut.

“Kalau yang bertugas di luar itu silakan (merawat Jenggot, berambut panjang, bercelana cingkrang), di kantor kita di dalam itu tak diperkenankan, kalau yang bertugas di luar tak persoalan,” ujarnya.


Peraturan larangan berjenggot, berambut panjang dan bercelana cingrkrang, kata dia, adalah aturan yang berkaitan dengan sudut estetika. “Sebab berkaitan dengan tadi (estetika), kerapian kedisiplinan, gitu,” ujarnya.

Sebelumnya, surat edaran di kalangan internal BIN tersebar di media sosial. Isi edaran tersebut menegaskan larangan pegawai BIN merawat jenggot dan rambut panjang, dan menggunakan celana cingkrang (di atas mata kaki). Berikut adalah tiga poin isi surat edaran tersebut.

1. Dasar:
a. Mengindahkan perintah Pimpinan Badan Intelijen Negara
b.Guna keseragaman cara berpakaian dan berpenampilan sebagai pegawai Badan Intelijen Negara.

2. Sehubungan dasar tersebut, diberitahukan terhadap seluruh pegawai BIN terutama yang setiap hari berdinas di kantor Pejaten supaya tak merawat jenggot dan rambut panjang dan menggunakan celana cingkrang (celana di atas mata kaki).

3.Terkait faktor tersebut di atas, dimohon terhadap Kepala Unit Kerja untuk menindaklanjuti surat edaran ini

(Republika)

Lihat juga

pasukan berkuda ottoman

Jokowi Disambut Pasukan Berkuda hingga Tentara Ottoman Turki

Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kenegaraannya hari ini ke Turki disambut pasukan berkuda hingga barisan …