Home / Ekonomi / Bisakah Ransomware Petya Serang Sistem TI Perbankan?

Bisakah Ransomware Petya Serang Sistem TI Perbankan?

Cyber CrymeSetelah dunia digemparkan dengan ransomware Wannacry beberapa waktu lalu, kini hadir varian lainnya yaitu ransomware Petya. Kabarnya, ransomware Petya jauh lebih berbahaya dibandingkan ransomware Wannacry.

Ahli forensik digital dari Universitas Gunadarma, Ruby Alamsyah menyatakan, belum dapat dipastikan dengan penuh bahwa Petya adalah ransomware.

Pasalnya, ditemukan data dari pola penginfeksian kepada komputer korban bahwa Petya kemungkinan besar tidak melakukan enkripsi Master File Table (MFT) dan Master Boot Record (MBR).

Namun, ransomware Petya malah melakukan wipe atau penghapusan data secara permanen dan tidak bisa di-recover atau diperbaiki.


Adapun perbedaan Petya dengan Wannacry adalah korban masih dapat mengakses Windows pada perangkat komputernya. Ini lantaran Wannacry hanya menyerang file-file dokumen di dalam OS Windows.

“Kalau Petya korban sama sekali tidak bisa menggunakan komputernya karena sebelum OS dimulai, sistem langsung mengunci,” kata Ruby, akhir pekan lalu.

Lalu, apakah ransomware Petya dapat menyerang sistem teknologi informasi (TI) perbankan?

Ruby berpandangan, tidak ada indikasi bahwa Petya dapat menyerang institusi perbankan melalui sistem TI. Pasalnya, Petya masih menggunakan celah keamanan Windows yang sama, yakni MS17-010.

Selain itu, besar kemungkinan di institusi yang memiliki resiko keamanan lebih tinggi, termasuk perbankan, sudah semestinya sudah melakukan update atau patch terhadap sistem operasinya.

“Bila user sudah melakukan update Operating Ssystem Windows mereka dengan patch Microsoft MS17-010, otomatis dia akan kebal terhadap Petya maupun Wannacry,” jelas Ruby.

Lihat juga

9422

Pada 2016, Laba PT KAI Commuter Jabodetabek Mencapai Rp 207 Miliar

PT KAI Commuter Jabodetabek (KJC) membukukan laba sebesar Rp 207 miliar pada tahun 2016. Perolehan …