Home / Peristiwa / DPR Jadi Target Bom, Polisi Bakal Perketat Pengamanan

DPR Jadi Target Bom, Polisi Bakal Perketat Pengamanan

gedung dpr mpr

DPR menjadi sasaran bom. Hal ini terungkap dari terduga teroris yang ditangkap di Universitas Riau (UNRI). Polisi akan memperketat pengamanan sejumlah objek vital, termasuk DPR.

“Artinya termasuk gedung DPR RI, objek vital lainnya kita perketat. Tapi tidak dalam  ketakutan karena kami yakin ketika seluruh elemen masyarakat membantu polisi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (4/6/2018).

Ia mengatakan jumlah personel yang akan berjaga di objek vital akan ditingkatkan. Polisi juga akan mengintensifkan patroli.


“Ada penambahan jumlah (personel) di beberapa objek vital, ada beberapa peningkatan strategi khusus pengamanan yang tadinya patroli 3 kali kita lipat gandakan menjadi 6 kali, terus berbagai objek vital kita dorong untuk menambah CCTV, dan juga satuan-satuan pengamanan Swakarsa,” kata Iqbal.

Sebelumnya Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris, MNZ di Kampus Universitas Riau (UNRI). MNZ ditangkap bersama dua orang lainnya, yaitu RB alias D (34), dan OS alias K (32). Ketiganya merupakan alumni kampus Universitas Riau (UNRI).

MNZ sendiri ditetapkan sebagai tersangka, sementara dua lainnya masih berstatus saksi.  Terduga teroris tersebut rencanaya menargetkan akan menyerang gedung DPR dan DPRD. Atas kejadian itu Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengecam keras rencana penyerangan tersebut.

“Setelah berbagai tindakan teror yang dilakukan para terduga teroris sebelumnya ditujukan ke kantor dan aparat kepolisian, kini ada dugaaan kuat para terduga teroris yang merupakan alumni Universitas Riau (UNRI) ini akan melancarkan aksinya di Gedung DPRD dan DPR RI. Saya sangat mengecam rencana ini,” kata Bamsoet kepada wartawan, Minggu (3/6/2018).

Bamsoet meminta pengamanan di kawasan DPR diperketat. Dia berharap DPR menjadi wilayah yang aman bagi siapa saja.

“Terkait dengan keamanan DPR, saya akan meminta kepada aparat kepolisian untuk terus waspada dan memperketat keamanan untuk menghindari masuknya pihak-pihak yang akan mengganggu keamanan,” ucapnya. (Detik)

Lihat juga

Pesta Miras J&T

Viral Video Bersulang Miras di Acara Gathering, J&T Express Minta Maaf

Sampai semalam, Rabu (23/10/2017), jagad media sosial Indonesia dihebohkan dengan sebuah video yang menyebar luas …