Home / Bisnis / Gojek Ingin Hapus Pembayaran Tunai

Gojek Ingin Hapus Pembayaran Tunai

gojek-2-800x438Gojek menjadi startup Indonesia yang menggeser pembayaran tunai. Pembayaran digital ini menjadi solusi di tengah meningkatnya persaingan dari pesaing lokal Grab dan Uber Technologies Inc.

Gojek didukung Sequoia Capital, KKR & Co dan Warburg Pincus meluncurkan teknologi pada April lalu untuk membikin pelanggan bayar layanan melewati pembayaran digital, bukan uang tunai. Sejak itu, layanan Go-Pay berkembang dan mencapai lebih dari 50 persen transaksi perusahaan.

“Kami belum sempat menonton pilihan pasar semacam Go-Pay,” ucap CEO Go-Jek Nadiem Makarim yang juga mantan konsultan McKinsey & Co yang ikut mendirikan Gojek di Jakarta pada 2010 semacam dikabarkan Bloomberg, Rabu (11/1).

Ia mekualitas pembayaran digital sebagai taktik dalam kompetisi dan membangun bisnis yang berpotensi menguntungkan. Go-Pay terintegrasi dengan software Gojek jadi pelanggan bisa menyimpan uang di handphone mereka, semacam kartu debit digital.


Pelanggan bisa meningkatkan rekening Go-Pay mereka dari rekening bank alias ATM alias apabila mereka tak mempunyai rekening bank, mereka bisa bayar dengan cara tunai alias mentransfer langsung ke rekening mereka. Layanan pembayaran kini bisa dipakai pada layanan Gojek tergolong pengiriman makanan.

“Di Indonesia, orang-orang telah memakai software Gojek dan itu lebih mudah untuk mempunyai e-wallet, jadi tak bakal susah untuk merubahnya,” ucap Fransisca Widjaja, seorang analis di Macquarie Capital Securities.

Untuk mengimbangi permintaan pembayaran dan makanan dan pengiriman barang, Makarim berencana melipatgandakan jumlah tenaga kerja pakar di India setidak sedikit lebih dari 200 orang. Ia juga berencana melanjutkan menggaet startups berbakat seusai menggandeng empat perusahaan India pada 2016. Perusahaan ini mempunyai kurang lebih 100 tenaga pakar di Indonesia dan kurang lebih 10 di Singapura, tidak hanya staf India-nya.

Gojek adalah salah satu dari 21 perusahaan yang mempunyai lisensi pembayaran digital dari bank sentral Indonesia dan satu-satunya layanan perjalanan. Mayoritas perusahaan tersebut adalah bank dan perusahaan telekomunikasi.

Sumber: Republik.co.id

Lihat juga

batam

Kirim Barang Keluar Batam Harus Lampirkan NPWP & Nota Belanja!

Bea dan Cukai (Custom) di Batam semakin ketat dan selektif terkait pengiriman barang keluar Batam. …