Home / Teknologi / Menguji Aplikasi Permohonan Paspor Online

Menguji Aplikasi Permohonan Paspor Online

Aplikasi Paspor OnlineSebagian dari kita yang ingin membuat paspor baru atau memperpanjang paspor yang lama sering datang ke kantor pagi hari sebelum matahari terbit. Tujuannya hanya satu, supaya bisa kebagian nomor antrean dan hari itu bisa melakukan permohonan paspor.

Seiring dengan kemajuan zaman dan adopsi smartphone yang kian masif di Tanah Air, Direktorat Jenderal Imigrasi Republik Indonesia berinovasi dengan meluncurkan aplikasi bernama Antrian Paspor pada Mei 2017. Aplikasi tersebut sudah dapat diunduh di Google Play Store secara cuma-cuma.

Kami pun mencoba menguji “kesaktian” aplikasi tersebut untuk memperpanjang paspor lama. Simak rangkumannya berikut ini.

Senin (17/7/2017) kami datang ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus di Jalan Warung Buncit Raya. Adapun dua kantor imigrasi lainnya yang sudah mendukung aplikasi ini adalah Kantor Imigrasi Kelas I Khusus di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang; dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus di Jalan Karang Tengah, Lebak Bulus.


Ketika tiba di kantor imigrasi, kami mendatangi petugas di bagian pengambilan nomor antre di lantai 2 dan menunjukkan barcode yang kami dapat dari aplikasi. Petugas pun memindai (scanningbarcode tersebut, lalu memberikan nomor antrean.

Selanjutnya kami diminta ke bagian layanan fotokopi yang ada di ruangan itu juga. Kalau kamu mau bawa fotokopi paspor lama dan KTP sendiri, juga boleh. Jadi setelah menerima nomor antrean, kamu tinggal duduk manis menunggu dipanggil.

Perlu diingat, perpanjangan paspor lama cukup membawa paspor lama dan KTP, tidak perlu dokumen lainnya. Nah, kalau pembuatan paspor baru harus menyertakan dokumen lainnya sesuai ketentuan.

Setelah nomor antrean dipanggil, kami datang ke loket yang ditentukan. Proses yang berlangsung di sana cukup singkat, beberapa menit saja, karena petugas cuma melakukan input data dan memotret.

Selepas itu petugas menyerahkan Bukti Pengantar Pembayaran. Kebetulan di lantai satu gedung kantor imigrasi ada Bank BRI, sehingga kita bisa langsung melakukan pembayaran di sana. Bukti Pengantar Pembayaran itu juga memuat nomor permohonan, yang bisa digunakan untuk mengecek status permohonan.

Pengecekan status permohonan paspor dapat dilakukan dengan mengirim nomor permohonan ke WhatsApp Gateway Service. Saat itu juga, kamu akan mendapat perkembangan status permohonan paspor kamu. (Liputan6)

Wah keren ya, semoga tidak hanya di Jakarta tapi seluruh kantor imigrasi di Indonesia bisa mengaplikasi teknologi seperti ini yang lebih efisien dan praktis 🙂

Lihat juga

Zukenburk

Pernyataan Lengkap Zuckerberg Soal Kebocoran Data Facebook

Jakarta – Setelah dinanti-nantikan, bos Facebook buka-bukaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus penyalahgunaan data …