Home / Bisnis / Pacsa Tutup 7-Eleven, Perusahaan Fokus Jual Alat Kesehatan & Mesin Fotokopi

Pacsa Tutup 7-Eleven, Perusahaan Fokus Jual Alat Kesehatan & Mesin Fotokopi

MRDNBursa Efek Indonesia (BEI) telah memanggil manajemen PT Modern Internasional Tbk (MDRN) pada bulan Juli lalu. Panggilan tersebut terkait kelangsungan usaha Modern Internasional setelah resmi menutup kegiatan operasional 7-Eleven.

Salah satu manajemen Modern Internasional yang hadir saat itu adalah Donny Susanto. Donny yang didampingi tiga orang lainnya menemui Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat.

Namun sayang, pasca pertemuan, Donny tidak memberi komentar apapun terkait pertemuan yang telah berlangsung kurang lebih 45 menit itu.

Meski begitu, Samsul menjelaskan apa tujuan BEI memanggil manajemen Modern Internasional. Samsul menerangkan, BEI menanyakan beberapa hal terkait kelangsungan usaha setelah perseroan menutup bisnis 7-Eleven.


“Mereka akan fokus pada bisnis yang ada, penjualan alat kesehatan dan mesin fotokopi Ricoh. Mungkin mereka ada rencana  mencari bisnis lain, tapi tidak disampaikan,” ucap Samsul.

Dengan begitu, menurut Samsul, tidak ada isu delisting terhadap saham MDRN. Begitu juga mengenai status suspensi. Samsul menyebut, saham MDRN yang saat ini mentok pada level Rp 50 tidak memenuhi kriteria suspensi.

Yang jelas, lanjut dia, manajemen Modern Internasional diwajibkan kembali menggelar public expose untuk menyampaikan informasi terkini mengenai kegiatan usahanya. “Jadwalnya minggu depan, nanti tanya saja semuanya di sana,” imbuh Samsul.

Di sisi lain, saat ditanyakan mengenai Good Corporate Governance (GCG) Modern Internasional, Samsul menilai yang terjadi dengan 7-Eleven tidak ada kaitannya. Menurut Samsul, hal tersebut memang sepenugnya murni hanya risiko bisnis. (Bareksa)

Lihat juga

batam

Kirim Barang Keluar Batam Harus Lampirkan NPWP & Nota Belanja!

Bea dan Cukai (Custom) di Batam semakin ketat dan selektif terkait pengiriman barang keluar Batam. …