Home / Wisata / Xinjiang, Target Wisata Halal Indonesia di China

Xinjiang, Target Wisata Halal Indonesia di China

9313Tiga provinsi di Indonesia dengan label destinasi halal bakal dipromosikan dengan cara fokus di Xinjiang, China. Tiga provinsi tersebut merupakan Lombok, Sumatera Barat, serta Aceh.

“Xinjiang itu yang kita kedepankan provinsi halal itu. Umpama Lombok,” Ketua Dewan Pengurus Pusat ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies), Asnawi Bahar di sela-sela agenda ASITA Awards dalam rangka ulang tahun ke-46 di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (9/1/2017).

Ia menyatakan bakal mengundang biro-biro perjalanan dari Xinjiang berkunjung ke tiga provinsi. Kunjungan itu bakal diprogramkan ASITA dalam rangka Familiarization Trip (Famtrip).

“Sumatera Barat telah setuju perbuat Februari. Kita bakal buat bagian awal bawa pemain ini untuk inspeksi agar paham dulu produknya,” tambahnya.


Terkait kegiatan Famtrip, Kepala Dinas Pariwisata serta Industri Kreatif Provinsi Sumatera Barat, Oni Yulfani berbicara Sumatera Barat dikenal dengan wisata budaya. Berbagai destinasi wisata di Sumatera Barat yang dapat dikunjungi semacam Kota Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, serta Payakumbuh.

“Kemungkinan juga kita punya destinasi baru. Di pesisir selatan ada Mandeh, kita punya Mentawai. Di sana dapat surfing. Tapi kita belum tahu apa destinasi wisata itu tepat dengan wisatawan China. Rencana minggu depan tanggal 13 kita bakal bicarakan dengan inisiator famtripnya,” jelas Oni setelah acara.

Tiga provinsi dengan label halal itu merujuk pada hasil World Halal Tourism Award tahun 2016. Kategori World’s Best Halal Destination serta World’s Best Halal Culinary diraih Sumatera Barat. Kategori World’s Best Halal Cultural Destination diraih oleh Aceh.

Xinjiang merupakan salah satu provinsi di China dengan masyarakat yang beragama Islam. Xinjiang mempunyai bunda kota di Urumqi, serta berbatasan dengan negara-negara semacam Rusia serta India.

Wisman China serta Greater China merupakan salah satu tumpuan Kementerian Pariwisata pada tahun 2017. Faktor itu terkesan dari rencana kerja Kementerian Pariwisata tahun 2017. ASITA sendiri setidak sedikit delapan kali bakal meperbuat direct selling kota-kota sekunder di China pada tahun 2017. Salah satunya merupakan Xinjiang.

Lihat juga

9381

Seru! Seperti Ini Pacuan Kuda Tradisional di Tanah Gayo

Kabupaten Bener Meriah telah memasuki usia yang ke-13 tahun. Pemkab setempat ingin melengkapi kebutuhan serta …