Bondowoso, BERITANASIONAL.CO.ID – Pembalap muda M. Dyo terus menunjukkan keseriusannya dalam mengasah kemampuan di dunia balap motor. Persiapan intensif dilakukan demi meningkatkan performa dan menjaga daya saing di kelas Beginner dan Rookie, sekaligus mematangkan diri menghadapi kejuaraan mendatang.
Tak sekadar mengandalkan kecepatan di lintasan, M. Dyo juga fokus memperkuat refleks, teknik pengereman, kemampuan menikung (cornering), hingga menjaga kecepatan saat keluar dari tikungan (rolling speed). Berbagai aspek tersebut menjadi bagian penting dalam membangun konsistensi dan ketajaman saat berkompetisi.
Hendra menjelaskan, sesi private training yang dijalani M. Dyo memiliki peran penting dalam proses peningkatan kemampuan. Meski area latihan memiliki keterbatasan, sejumlah teknik dasar hingga lanjutan tetap bisa diasah secara terarah.
“Di area ini, memang ada keterbatasan untuk pemantapan late braking, cornering, dan rolling speed. Namun, latihan ini juga cukup membantu meningkatkan kondisi fisik, terutama kekuatan otot bahu dan pergelangan tangan,” jelas Hendra.
Intensitas latihan yang terus dijaga menjadi bagian dari upaya M. Dyo untuk mendapatkan performa terbaik. Evaluasi demi evaluasi dilakukan agar kemampuan pembalap maupun respons motor dapat semakin selaras ketika menghadapi persaingan di lintasan.
Bagi M. Dyo, peningkatan performa bukan hanya soal memacu motor lebih cepat. Chemistry antara pembalap dan motor juga menjadi faktor penting yang terus dibangun. Adaptasi terhadap karakter mesin, ketepatan mengambil jalur, serta kemampuan membaca situasi di lintasan menjadi modal untuk tampil lebih kompetitif.
Di sisi lain, dukungan sejumlah engine builder turut menjadi perhatian dalam mempersiapkan tunggangan balapnya. Masing-masing memiliki spesialisasi dan pendekatan tersendiri dalam menyesuaikan karakter mesin dengan kebutuhan sirkuit.
“Sebab, menurut saya, tetap ada engine builder yang paling baik dari yang terbaik untuk menghadapi sengitnya dinamika kompetisi balap,” ungkap Hendra.
Dengan persiapan yang semakin terarah, M. Dyo diharapkan mampu terus berkembang dan menunjukkan potensi terbaiknya di kelas Beginner dan Rookie. Konsistensi latihan, evaluasi teknis, serta kesesuaian antara pembalap dan mesin menjadi kombinasi penting untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Bagi Kabupaten Bondowoso, perkembangan M. Dyo menjadi potensi yang patut mendapat perhatian. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan yang tepat, ia berpeluang menjadi salah satu talenta balap yang mampu membawa nama Bondowoso bersaing di ajang yang lebih tinggi.








