Brahms: The Boys II merupakan pendatang baru dalam serial film, namun cerita utama dalam serial tersebut sangatlah berbeda secara drastis dibanding didalam film pertama nya sendiri.

Sinopsis Film Brahms The Boy II

Sinopsis Film Brahms: The Boy II

Brahms: The Boys II merupakan sekuel bergenre horor terbaru yang tayang pada bioskop. Cerita utama dalam serial ini telah memutarbalikkan segala sesuatu yang berada di film pertamanya.

Berbagai macam film bergenre horor yang menceritakan boneka yang jahat bisa menjadi salah satu genre yang menarik untuk disaksikan.

Yang terbaru, film bergenre yang sama dengan judul Child’s Play dan Sekuel dari Annabelle telah menghibur para penonton bagaimana sikecil (boneka-red) menjadi pembunuh. Film bergenre tersebut menuai kesusksesan besar. Brahms: The Boys II mencoba memanfaatkan kesuksesan tersebut dan mencoba mengubah Brahms menjadi boneka iblis.

Oleh karena itu, Brahms: The Boys II melakukan sentuhan yang berbeda dan mengasilkan perubahan besar di seri filmnya.

Faktor utama yang membuat The Boys begitu menarik adalah karena film ini bermain dengan harapan yang dibuat oleh penonton apakah Brahms benar-benar hidup serta apakah dia jahat atau tidak. Seperti film Annabelle yang melakukan hal yang serupa, namun para penontonnya sudah mengetahui jika boneka tersebut telah dirasuki atau dihantui.

The Boys menabrak hal tersebut hanya untuk mengungkapkan bahwa sebenarnya ada seorang yatim piatu -Brahms yang “asli”- yang tinggal dan bersembungi di dinding. Itu merupakan hal yang hebat. Tetapi ketika sekuelnya hadir Brahms: The Boys II, serial film tersebut menghadirkan cerita yang amat sangat berbeda.

Anehnya, alur cerita series Brahms: The Boys II sangatlah berlawanan arah dengan pendahulunya dan disana menyatakan bahwa boneka Brahms sangatlah jahat. Akhir cerita dari film pertamanya The Boys mengisyaratkan pada penonton bahwa si Brahms kemungkinan masih hidup, namun sekarang tidak lagi.

Lihat juga : Sinopsis Film IP Man 4

Ketika sejarah boneka Brahms diceritakan, diketahui jika boneka tersebut dirasuki oleh aktivitas iblis yang menyebabkan sang anak membunuh orang tuanya dalam pencarian tubuh manusia sebagai inangnya.

Boys II mengubah Brahms dari iblis untuk menjadi manusia, hal tersebut membuat sudut pandang supernatural yang jauh lebih berbeda dibanding dengan film pertamanya, sayangnya hal tersebut berdampak pada kurangnya originalitas karakter asilnya.

Apakah Brahms adalah Manusia atau Boneka Kutukan?

Di akhir cerita film pertamanya The Boy mengungkapkan bahwa Brahms sebenarnya adalah orang yang hidup dan dibesarkan di dalam dinding rumah beserta boneka yang menyeramkannya itu.

Plot cerita dari Brahms: The Boys II bergerak berlawanan diseriesnya dan untuk sementara para penonton bisa menduga bahwa Brahms dikehidupan nyatanya muncul kembali, dan saat ini ancaman bahaya yang sebenarnya berada pada boneka Brahms.

Liza (Katie Holmes), ibunya Jude, melakukan penelitian tentang sejarah boneka Brahms dan dia mengetahui bahwa boneka itu telah menjadi saksi dalam serangkaian berbagai macam pembunuhan di mana anak-anak membunuh orang tua mereka.

Dia juga menemukan bahwa kutukan iblis merasuki boneka itu. Dengan alur tersebut, Brahms: The Boys II mencoba menjelaskan tindakan dari film pertamanya sebagai akibat dari kutukan ini dan turut menyalahkan boneka itu atas tindakan Brahms yang sebenarnya.

Yang sangat disayangkan perihal perubahan Brahms menjadi boneka iblis adalah bahwa hal tersebut membuatnya menjadi karakter yang cukup identik seperti Chucky atau Annabelle, hal tersebut membuatnya menjadi kurang menarik.

Selain itu, tidak hanya mengubah sudut pandang didalam serinya, tetapi secara signifikan mengubah pemikiran si Brahms dalam film pertamanya untuk menjadikannya budak dari kutukan iblis. Keputusan tersebut membuat sekuel nya tidak menarik, dan secara aktif merusak dari film asilnya.

Hal ini membuatnya sangat membingungkan sejak sang sutradara William Brent Bell menyutradari kedua film tersebut. Jadi bisa dikatakan kalau dia merusak filmnya sendiri.

Alur cerita di film Brahms: The Boys II pada akhirnya sangatlah mengecewakan, namun dalam beberapa hal bisa memiliki potensi di masa depan. Karena Brahms memiliki jiwa manusia dan terus berevolusi dengan cara-cara baru. Bahkan mungkin seluruh latar belakangnya akan berubah lagi.

 

Wisata Taman Kota 2 BSD