004070100_1409889562-20140905_104502Bogor – Polres Bogor Kabupaten menelurkan inovasi penangkal calo dan pungli di pembuatan SIM. Walau diakui Kapolres Bogor AKBP Andi Mochammad Dicky Pastika Gading, inovasi tersebut belum sepenuhnya menghapus praktik percaloan, tetapi dirinya optimistis dengan sistem online, para calo bisa diminimalisir dan perlahan hilang.

Inovasi tersebut merupakan E-Satpas SIM Polres Bogor. Ini khusus diperuntukkan bagi para pemohon SIM yang berada di wilayah Kabupaten Bogor.

“Pemohon nantinya tak butuh lagi antre dan bersentuhan dengan calo dan pungli,” kata Dicky saat berbincang dengan Liputan6.com di Bogor, Jumat (14/10/2016).

Mantan Kapolres Karawang ini meningkatkankan, teknologi layanan ini juga menjadi salah satu tindak lanjut kebijakan Kapolri, yaitu Polri yang Profesional, Modern, dan Terpercaya (Promoter).

“Ini salah satu pelayanan publik berbasis teknologi,” kata Dicky.

Lalu, bagaimana tutorial pemakaiannya?

Menurut Dicky, para pemohon nantinya tak lagi wajib datang ke Polres Bogor untuk mendaftar permohonan penerbitan SIM.

“Pendaftaran bisa diperbuat dengan cara online pada www.daftarsimbogor.com yang bisa dilaksanakan di mana saja dan kapan saja, dan mudah dan aman. Lumayan memakai e-KTP,” Dicky menerangkan.

Selain itu, masyarakat juga bisa memilih tanggal dan waktu pengujian SIM sesuai waktu yang dipilih oleh pemohon sendiri.

Pengujian SIM setiap harinya dilaksanakan dalam empat gelombang. Setiap gelombang terdiri dari lima kelas pengujian, 3 kelas SIM C, 1 kelas SIM A, dan 1 kelas SIM B. Total untuk 4 gelombang bisa menguji 480 pemohon setiap harinya.

“Tidak butuh antre untuk ujian, datang sesuai waktu ujian yang dipilih. Begitu datang langsung ujian. Dan, pemohon SIM bisa mempersiapkan diri lebih baik dalam menghadapi ujian,” ujar Dicky.

Yakin tak ada lubang bagi calo?

“Yang jelas dari pendaftaran telah meminimalisir calo, lubang sih tentu ada, tapi sehingga minimal,” ujar Dicky.

Iklan Mesin Fotocopy