Pemkot Tangerang

 

Setelah lebih dari sepekan festival cisadane digelar, pemerintah kota Tangerang secara resmi menggelar penutupan acara tahunan ini pada hari minggu 4 Agustus kemarin.

Rangkaian perayaan dilakukan mulai dari parade perahu kano dan dayung yang mengarungi sungai cisadane dari dermaga pecun hingga jembatan berendeng kota Tangerang Banten.

Puluhan perahu memenuhi sungai cisadane yang ditumpangi pejabat pemerintah kota Tangerang perwakilan kementerian pariwisata serta warga dengan mengenakan pakaian tradisional yang mewakili kebudayaan seluruh Indonesia.

Salah satu seni budaya asli Tangerang yang ditampilkan adalah tarian kolosal sangego, tarian ini menggambarkan kemajemukan masyarakat kota Tangerang yang di huni lintas etnis dan budaya.

Gerakan tarian ini mengisahkan aktivitas sehari-hari masyarakat kota Tangerang yang menjadikan Sungai Cisadane Sebagai Salah satu sumber kehidupan,.

Walikota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan festival tahunan cisadane mampu membangun suasana kebersamaan dan mengajak serta masyarakat menjaga sungai cisadane dan budaya kota tangerang, untuk kedepannya rangkaian kegiatan festival cisadane akan lebih ditingkatkan.

Agar menarik wisatawan lokal maupun asing sehingga angka kunjungan meningkat dan mendongkrak pendapatan daerah Kota Tangerang.

“Festival Cisadane ini masuk dalam 100 kalender event of Indonesia wonderful dan mudah-mudahan kita bisa terus Di packaging sehingga benar-benar menjadi Event yang mengesankan dan juga mendatangkan baik wisata lokal maupun dari mancanegara apalagi kunjungan yang tinggal di kota Tangerang kita lihat data terakhir itu kalau 5 tahun lalu hanya 300 ribu 2018 itu 1,6 Juta yang stay di hotel di kota Tangerang nah mudah-mudahan Ini juga menambah potensi yang baik pendapatan asli daerah terus juga pendapatan masyarakat dan juga bagaimana kita melestarikan kota Tangerang sendiri yang dulu menjadi daerah industri sekarang menjadi kota 1000 industri Sejuta Jasa.”

Sementara itu tenaga ahli menteri pariwisata bidang manajemen calender of event Esthy Reko Astuty mengklaim festival cisadane masuk dalam 100 kalender pesona Indonesia karena dinilai telah memenuhi kategori yang telah ditetapkan.

“Kriteria tadi sudah kami sampaikan, setelah di tampilkan, sebenarnya Ini diusulkan oleh Provinsi Banten terus dikonteskan dengan kriteria yang pertama yang tadi punya value atau nilai budaya dan kreativitas. ”

tak hanya wisatawan lokal namun festival Cisadane juga mampu menarik perhatian wisatawan asing, mereka mengaku takjub dengan perayaan dan menyebut perayaan ini merupakan perayaan yang sangat meriah,festival Cisadane 2019 memang bertujuan untuk membangkitkan budaya masyarakat Tangerang, tak hanya seni dan budaya namun beragam kegiatan perlombaan dan kreativitas masyarakat juga ditampilkan serta menggiring masyarakat untuk hadir dalam festival dan meningkatkan hasil usaha Mikro kecil menengah.

Gebyar HUT Tangsel