032006600_1473306249-iphone_7

Jakarta – iPhone 7 serta iPhone 7 Plus yang melenggang baru-baru ini di pasaran diminati penggemar iPhone. Walau begitu, ada varian yang paling susah diperoleh penggemar iPhone, yakni iPhone 7 serta iPhone 7 Plus varian Jet Black.

Bahkan, apabila konsumen memesan iPhone 7 serta iPhone 7 Plus varian Jet Black sekarang, kemungkinan handphone yang rentan tergores itu tidak bakal dikirimkan sampai November mendatang.

Lantas, apa yang menjadi argumen iPhone 7 serta iPhone 7 Plus varian Jet Black itu begitu susah langka? Info yang Tekno Liputan6.com kutip dari Business Insider, Rabu (28/9/2016), beritanya kelangkaan itu disebabkan produksi case iPhone 7 serta iPhone 7 Plus Jet Black.

Menurut pernyataan Analis KGI Securities Ming-Chi Kuo terhadap Business Insider, casing Jet Black iPhone 7 mempunyai tingkat produksi rendah, yakni hanya 60-70 persen.

“Saat produksi casing iPhone 7 serta iPhone 7 Plus Jet Black yang dikerjakan oleh mitra Apple berakhir, casing tersebut dianggap belum memenuhi standar nilai,” ucap Kuo.

Kuo menganggap, faktor inilah yang membikin iPhone 7 serta iPhone 7 Plus Jet Black jumlahnya sangat terbatas. Bukan hanya itu, persoalan lain yang dihadapi merupakan varian Jet Black dari duo iPhone 7 ini dianggap terterkenal di kalangan pembeli.

Menurut survei pre-order iPhone 7 yang diselenggarakan KGI Securities, dari seluruh pre-order, Jet Black dipesan paling tidak sedikit di seluruh dunia dengan angka 30-35 persen dari total pre-order. Bahkan, di Tiongkok setengah dari jumlah pre-order merupakan varian Jet Black.

“Survei juga menunjukan kecenderungan pembeli iPhone 7 tidak sama dengan iPhone 6s. Keterkenalan dari varian Jet Black ini menunjukkan konsumen lebih memilih Jet Black dibandingkan warna besi tradisional,” tutur Kuo dalam keterangannya terhadap Business Insider.

Tak hanya itu, 50 persen pre-order lebih memilih iPhone 7 Plus ketimbang iPhone 7. Walau jumlah pemesan iPhone 7 Jet Black melonjak tajam, Kuo berpandangan penjualan iPhone 7 tidak bakal mengungguli iPhone 6s pada 2015.

Iklan Mesin Fotocopy