Home / Berita Bisnis & Keuangan / Jokowi Ingatkan Praja IPDN Jangan Alergi Dikritik

Jokowi Ingatkan Praja IPDN Jangan Alergi Dikritik

Presiden Joko Widodo mengukuhkan Praja IPDN/MTVN/Adin Azhar Metrotvnews.com, Jawa Barat: Presiden Joko Widodo mengingatkan 2.014 praja angkatan ke-24 Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tidak bersikap antikritik. Calon pelayan publik harus menerima masukan dari masyarakat. "Jangan saudara alergi terhadap kritikan. Jadikan sebagai bahan untuk perbaikan, bahan untuk reformasi birokrasi di lingkungan saudara-saudara nantinya bertugas," kata Jokowi saat mengukuhkan Praja di Kampus IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, Selasa 8 Agustus 2017. Saat ini, jelas bekas Gubernur DKI Jakarta itu, harapan masyarakat Indonesia terhadap pelayanan publik yang baik semakin tinggi. Masyarakat tak lagi sungkan mendebat dan mengkritik proses layanan. Terutama jika pelayanan yang diberikan tidak memuaskan atau cenderung lambat. Para praja juga menghadapi tantangan berat, sebagai efek perkembangan teknologi. "Jangan heran rakyat membandingkan kecepatan layanan pemesanan makanan lewat handphone dengan kecepatan pembuatan KTP misalnya," ucap Jokowi. Usai memberi pembekalan, Presiden bersama Ibu Negara Iriana Widodo melepas merpati sebagai simbol pengukuhan Praja. Kepala Negara didampingi Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyempatkan bersalaman dengan Praja dan orang tua yang hadir di lokasi. Setelah dikukuhkan, Praja akan ditempatkan ke seluruh penjuru Indonesia, khususnya daerah perbatasan dan terpencil selama 6-12 bulan. Dari 2.014 praja yang dikukuhkan, 1.797 berasal dari DIV sementara 217 sisanya berasal dari tingkat S1. Sejak awal dibentuk dan bernama Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), lalu berubah menjadi Sekolah Tinggi Pendidikan Dalam Negeri (STPDN) dan akhirnya IPDN, Presiden selalu mengukuhkan lulusannya. Perlakuan itu sama dengan lulusan Akademi Militer dan Akademi Polisi, yang ketiganya menjadi pilar perekat bangsa. Terutama lulusan IPDN atau purnapraja yang ditempatkan di pelosok Nusantara.
Baca Lebih Lengkap (klik): Jokowi Ingatkan Praja IPDN Jangan Alergi Dikritik
Sumber dari MetroTv News Politik

Update Proyek Tol Kunciran Serpong

Lihat juga

Menkum HAM Persilakan Masyarakat Gugat UU MD3

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: Antara/Agung Rajasa Jakarta: Menteri Hukum dan HAM Yasonna …