Presiden Joko Widodo. Foto: Antara/Dedhez Anggara Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasan mengutamakan pembangunan infrastruktur. Hal itu semata-mata buat meningkatkan daya saing Indonesia. "Infrastruktur fokus karena ini basis dalam persaingan dengan negara lain," kata Jokowi di Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa 8 Agustus 2017. Pemerintah, kata dia, telah membenahi daerah perbatasan, membangun pelabuhan besar, jalan tol, dan jalur kereta api di luar Jawa. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas barang dan orang yang bisa menurunkan harga barang pokok. "Memang belum selesai, belum terasa. Tapi kalau tersambung, saya yakin harga akan terkendali dan bisa bersaing," ujar Jokowi. Setelah infrastruktur selesai, pemerintah membangun sumber daya manusia. Pasalnya, pembangunan fisik akan sia-sia apabila manusianya tertinggal. Jokowi mengaku, sudah menyampaikan kepada menteri terkait untuk membenahi kualitas pendidikan, khususnya sekolah kejuruan. Dia tak ini sekolah kejuruan terjebak dalam rutinitas. "SMK dalam beberapa puluh tahun jurusannya bangunan, mesin, atau listrik. Mengapa bukan megatronika, logistik, retail, animasi? Mengapa enggak buka e-sport?" kata dia. Dia menilai, sekolah kejuruan harus menyesuaikan dengan kebutuhan agar lulusannya bisa bersaing. Jokowi pun senang pondok pesantren berperan banyak dalam pendidikan yang menjadi basis bangsa. "Ilmu tanpa iman dan takwa percuma," ucap dia.
Baca Lebih Lengkap (klik): Jokowi Ingin SMK Punya Jurusan <i>e-Sport</i>
Sumber dari MetroTv News Politik

Update Proyek Tol Serpong Cinere