082321400_1475748729-20161006-jokowi-jajal-jet-tempur-sukhoi-riau-reuters1Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian terminal baru Bandara Ranai, Natuna, kemarin.

Dengan diresmikannya bandara ini, sebagai wujud implementasi program Nawacita untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat konektivitas di wilayah Utara Indonesia terutama di perbatasan Kepulauan Riau.

Jokowi sudah menginstruksikan Menteri Perhubungan supaya semakin mendorong maskapai nasional untuk segera beroperasi di bandara ini.

Kementerian Perhubungan sudah meperbuat langkah konkret dengan mendorong konektivitas penerbangan sipil dari serta menuju Natuna melewati penambahan jumlah maskapai penerbangan, frekuensi serta rute penerbangan.

“Peresmian ini sekaligus menjadi jawaban atas program pengembangan infrastruktur transportasi yang selain memperhatikan peningkatan aksesabilitas wilayah, tetapi juga memperhatikan konektivitas antar wilayah serta antar moda,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis, Jumat (7/10/2016).

Jokowi meningkatkankan, langit supaya tidak lagi dipandang sebagai pemisah tetapi sebagai penghubung. Untuk itu konektivitas antar wilayah dipandang sebagai faktor yang sangat penting untuk diprioritaskan.

Kementerian Perhubungan sudah meperbuat peningkatan kapasitas jumlah penumpang di Bandara Ranai dengan mengembangkan terminal baru dengan luas 3.868 m2 yang bisa menampung calon penumpang setidak sedikit 385 orang.

Bandar Udara Ranai adalah Bandar Udara Enclave Sipil yang bermanfaat sebagai bandara pengumpan penerbangan domestik.

Saat ini rute penerbangan yang beroperasi di Bandara Ranai adalah rute Batam-Natuna yang dioperasikan oleh maskapai Sriwijaya Air dengan frekuensi penerbangan 3 kali dalam seminggu, serta maskapai Wings Air dengan frekuensi 4 penerbangan kali dalam seminggu.

Ke depan, frekuensi penerbangan Wings Air yang beroperasi memakai pesawat ATR 72 bakal ditambah menjadi 7 kali dalam seminggu yang bakal disesuaikan dengan keperluan. ?

Iklan Mesin Fotocopy