iNews

 

Kebakaran hutan dan lahan di wilayah kota Palangkaraya Kalimantan Tengah terus meluas hingga mendekati kawasan bandara Tjilik Riwut, untuk melakukan pemadaman selain menerjunkan tim satgas darat, tim satgas udara memadamkan api dengan helikopter water bombing bantuan BNPB pada minggu sore.

Kebakaran hutan dan lahan di wilayah kota Palangkaraya Kalimantan Tengah terus meluas hingga mendekati kawasan bandara Tjilik Riwut.

Kencangnya tiupan angin ditambah semak belukar kering akibat kemarau membuat api dengan mudah menjalar hingga membakar lahan seluas 3 hektar.

Untuk memadamkannya tim satgas siaga darurat karhutla Kalimantan Tengah menerjunkan tim darat dan juga tim udara pada minggu sore, seperti kebakaran lahan yang terjadi di kawasan simpang tiga antara jalan Mahir Wahar dan jalan Tjilik Riwut km 10 kota Palangkaraya.

Helikopter water bombing yang membawa 4000 liter lebih air harus terbang berulang kali untuk melakukan pemadaman api dengan bom air melalui udara.

Di lokasi lain kebakaran besar di lahan jenis kebutuhan terjadi hingga mendekati kawasan bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, yaitu di jalan Kranggan Kota Palangkaraya.

Untuk menanggulangi karhutla yang tidak jauh dari landasan pacu pesawat, 100 personil satgas penanggulangan baik dari TNI Polri BPBD dinas kehutanan dan relawan masyarakat bergerak memadamkan api.

Menurut komandan distrik militer 1016 kota Palangkaraya Letkol Chandra adibrata belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran ini, namun berdasarkan laporan yang ia terima ada 4 lokasi kebakaran lahan yang terjadi.

“Memang tadi besar sekali, nanti kan dekat bandara juga jangan sampai terganggu bandaranya, dekat bandara tapi alhamdulillah ya sampai sore ini bisa kita ini lah walaupun belum tentu 100%, tapi kita upayakan pendinginan dulu lah. ”

Meski karhutla belum bisa diatasi sepenuhnya, aktivitas penerbangan baik dari dan ke Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya masih berjalan dengan normal.

Wisata Taman Kota 2 BSD