medium_51setya-novanto_02Jakarta – Dorongan supaya Setya Novanto kembali mejabat sebagai Ketua DPR kembali digulirkan oleh sebagian anak buah Fraksi Golkar. Dorongan ini menyusul adanya keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang merehabilitasi nama baik Novanto dalam permasalahan ‘Papa Minta Saham’ yang dilaporkan mantan Menteri ESDM Sudirman Said.

Anggota Fraksi Partai Nasdem Taufiqulhadi meminta bacaan tersebut ditarik kembali. Pasalnya, apabila Novanto yang sekarang mejabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar kembali lagi memimpin DPR, reputasi DPR bakal hancur di mata masyarakat.

“Wacana ini tidak diterima oleh rakyat. Ini bukan masalah dibersihkan namanya oleh MKD, tapi dirinya mengundurkan diri pada saat dirinya menjadi ketua DPR waktu itu, sebab dirinya merasa masyarakat tidak mendukungnya. Nah itu wajib dites apakah masyarakat mendukung dirinya kembali,” kata Taufiqulhadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Anggota Komisi III DPR ini meminta keinginan tersebut diurungkan untuk menjaga nama baik DPR.

“Jadi jangan ada berpikir semacam itu, sekarang Indonesia telah lumayan baik,” cetus dia.

Selain itu, Taufiqulhadi juga khawatir bakal terjadi perpecahan antara fraksi-fraksi di DPR. Pasalnya, tidak semua fraksi menyetujui faktor tersebut.

“Akan terjadi perpecahan di DPR. Namun itu terbukti masalah di Golkar, namun implikasinya ke DPR nantinya,” tandas Taufiqulhadi.

Iklan Mesin Fotocopy