059277300_1413472610-romi2Jakarta – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy berbicara wajib ada upaya serius dalam mengurangi korupsi di Tanah Air. Dirinya berbicara faktor ini bisa diperbuat dengan transparansi dengan cara elektronik atas seluruh kebijakan pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan dirinya di depan ratusan kader PPP, dalam agenda Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I PPP serta Bimbingan Tek?nis Anak buah DPRD dari PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

“Butuh upaya pencegahan serius untuk mengurangi kesempatan korupsi dalam bentuk transparansi dengan cara elektronik atas seluruh kebijakan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan,” kata [Romahurmuziy],(2607858 “”) Senin 3 Oktober 2016 malam.

Kebijakan yang dimaksud Romi, begitu dirinya bersahabat disapa, antara lain soal penetapan dasar alokasi anggaran, kuota perdagangan komoditas baik impor maupun distribusi dalam negeri, mekanisme penyelenggaraan layanan publik semacam sertifikasi tanah, KTP, serta perizinan usaha.

Menurut dia, transparansi itu juga diperbuat pada pemasukan serta pengeluaran barang/jasa.

“Sebabnya pembangunan serta pemeliharaan integritas wajib dimulai dari aparat perpajakan, bea cukai, lembaga perwakilan rakyat tergolong partai politik, BUMN, auditor negara, penegak hukum, serta lembaga peradilan,” ucap Romi.

Menurut dia, sebuahnegara bakal leluasa dari korupsi apabila dimulai dari tegaknya integritas seluruh aparat yang terkait dengan penyediaan, pengalokasian pelaksanaan serta pemeriksaan anggaran.

Pembukaan Mukernas I PPP itu dihadiri oleh sejumlah pejabat antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum serta Keamanan Wiranto serta Menteri Agama yang juga Wakil Ketua Umum DPP PPP Lukman Hakim Saifuddin.

Hadir pula Gubernur Banten Rano Karno, pasangan bakal calon gubernur serta wakil gubernur DKI Jakarta yang diusung PPP pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017 yakni Agus Harimurti Yudhoyono serta Sylviana Murni.

Iklan Mesin Fotocopy