begin-taxes-onlineJakarta – Saya ingin menanyakan berbagai faktor tentang pelaporan harta pada SPT tahunan terkait dengan tax amnesty.

Saya merupakan pegawai kantoran yang tidak mempunyai penghasilan lain di luar gaji, tetapi selagi ini dalam mengabarkan SPT tahunan saya tidak sempat memasukkan deposito, tabungan, pembelian emas ke dalam SPT saya di mana semuanya berasal dari gaji yg saya bisakan. Yang ingin saya tanyakan merupakan:

1. Apakah saya butuh meperbuat pelaporan tax amnesty terkait dengan harta (deposito, tabungan, emas, dll) yang dimiliki? Ataukah lumayan dengan memasukkan harta tersebut pada spt tahun 2016.

2. Saya ada meperbuat pembelian rumah dengan cara tunai pada tahun 2011, tetapi sebab ada berbagai kendala dari pihak pengembang hingga kini saya belum menerima sertifikat (sertifikat belum pecah) serta belum diperbuat proses akta jual beli. Apakah saya wajib mengakui sebagai harta ataukah wajib menantikan hingga proses akta jual beli berakhir baru dimasukkan sebagai harta dalam SPT?

Jika diakui sebagai harta seusai proses akta jual beli berakhir, bagaimana mengabarkan terkait dengan sumber sertaanya? Sedangkan sumber sertaanya telah digunakan pada tahun 2011 untuk membeli rumah tersebut.

Mohon pencerahannya. Terima kasih

Ratna <bluebellXXXX@gmail.com>

JAWABAN

Jika Saudari memutuskan tidak memakai hak untuk mengikuti Amnesti Pajak, maka Saudari bisa meperbuat pemulihan Surat Pengumuman (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) atas harta tergolong deposito, tabungan, pembelian emas serta lainnya yang sumber sertaanya berasal dari penghasilan yang telah dikenakan PPh tetapi belum dilaporkan dalam SPT Tahunan PPh.

Harta-harta tersebut, Saudari laporkan melewati pemulihan SPT tahun-tahun pajak saat kapan harta tersebut diperoleh sebab prinsipnya harta dilaporkan pada Tahun Pajak harta tersebut diperoleh.

Tentu saja harta-harta tersebut bakal dimasukkan juga kelak pada SPT Tahun 2016 selagi harta-harta tersebut tetap ada per 31 Desember 2016.

Selanjutnya atas pembelian tunai tanah pada tahun 2011 tetapi belum ada akte jual beli serta belum ada pembagian sertifikat, Saudari belum bisa mengabarkan tanah tersebut sebagai harta dalam SPT Tahunan PPh Saudari sebab belum terjadi peralihan hak.

Tetapi demikian Saudari bisa mengakui jumlah uang yang telah Saudari membayar terhadap pengembang sebagai uang muka pembelian tanah dalam daftar harta di SPT Tahunan PPh Saudari. Saudari bisa mengabarkan Tanah sebagai harta seusai Akta Jual Beli ditandatangani.

Iklan Mesin Fotocopy