saiful-jamil_20160218_142105Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut permasalahan dugaan pencucian uang yang diperbuat Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi. Penelusuran dugaan pencucian uang terdakwa permasalahan suap vonis ringan Saipul Jamil itu diperbuat dengan mengecek sejumlah saksi pada kali ini.

Satu saksi yang diperiksa kali ini adalah Sareh Wiyono. Anak buah Komisi II DPR sekaligus mantan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat itu diperiksa? sebagai saksi.

“Ya, yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka R,” ucap Pelaksana? Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Selain Sareh, KPK mengecek Panitera PN Jakbar, Bantuasa Sitanggang. Lalu, ada juga seorang pengusaha bernama Gunawan dan pihak swasta, Robio. Mereka juga sehingga saksi dalam pengusutan dugaan pencucian uang Rohadi ini.

KPK telah menetapkan Panitera PN Jakut, Rohadi, sebagai tersangka tiga permasalahan sekaligus, yakni permasalahan dugaan suap terkait vonis ringan Saipul Jamil, gratifikasi, dan pencucian uang. Dari tiga permasalahan itu, baru permasalahan dugaan suap yang telah disidangkan di Pengadilan Tipikor.

Adapun khusus pencucian uang, KPK telah menyita sejumlah aset milik Rohadi yang diduga dicuci dari hasil tindak pidana yang diperbuat, semacam dua unit mobil pribadi dan satu unit mobil ambulan.

Dari info yang dihimpun, Rohadi mempunyai aset kekayaan berlimpah yang diduga adalah hasil pencucian uang. ?Selain kendaraan yang telah disita, Rohadi diduga punya aset lain. Umpama suatu komplek perumahaan dan Rumah Sakit Resya di Indramayu (Jawa Barat), dan sejumlah kapal pencari ikan.

Iklan Mesin Fotocopy