Home / Kuliner / Kuliner Indonesia Mendunia

Kuliner Indonesia Mendunia

sateMenteri Pariwisata Arief Yahya berbicara beragam kuliner khas dari beberapa daerah di Indonesia telah mendunia bahkan digemari oleh pemimpin di dunia diantaranya Presiden AS Barack Obama. “Berdirinya tak sedikit restoran Indonesia di beberapa negara adalah bukti konkret, bahwa kuliner kami juga laku di pentas global,” katanya di Jakarta, Senin (30/5/2016).

Ia berbicara potensi kuliner Indonesia tak kalah dengan masakan China, Jepang, Korea Selatan, India, Thailand, Vietnam, ataupun Malaysia, sebab kuliner Indonesia mempunyai tipe yang beragam. “Tinggal mengemas menjadi kekuatan yang mempunyai kualitas komersial, bukan hanya kualitas budaya,” katanya.

Menpar mencontohkan di Hefei, Anhui, China, telah ada restoran “Wonderful Indonesia” serta segera disusul dengan restoran Indonesia di kota lain di China, dengan menu utamanya 30 ikon kuliner nusantara. “Sampai kerupuk udang pun telah 20 juta bungkus yang tahun ini beredar di China,” kata Arief Yahya.

Kuliner Indonesia terus mendunia, lanjut Arief, tercermin dari tiga buku kuliner Indonesia yang sukses menembus nominasi “Gourmand World Cookbook Awards 2016”. Penghargaan yang digagas Edouard Cointreau serta Remy Martin itu membuktikan kesaksian serta penghormatan bagi para penulis serta penerbit buku-buku tentang kuliner serta kebudayaan dari seluruh dunia.

Tahun ini panitia Gourmand World Cookbook Awards menerima lebih dari 20.000 masukan buku terbitan dari 209 negara. Buku “Selamat Makan – Let’s Cook Indonesian Food” sukses menjadi nominator “Best Culinary Travel Book”. Buku terbitan Kementerian Pariwisata Indonesia ini disusun tim “Spice it Up! Indonesia” yang adalah tim kuliner Guest of Honour Frankfurt Book Fair 2015.

Dalam ajang Frankfurt Book Fair 2015, “Selamat Makan” diberikan terhadap 1.100 pelajar asal Eropa yang mengikuti program Classroom of the Future. Selain itu buku “30 Indonesian Traditional Culinary Icons” yang ditulis Bondan Winarno dengan dukungan Kemenpar juga ikut masuk dalam kategori “Special Awards”.

Buku “Trailing the Taste of Gorontalo” terbitan Omar Niode Foundation masuk nominasi di kategori “Best Asian Cuisine Book” serta “Best Charity and Fund Raising Cookbook.” “Mudah-mudahan tiga buku ini bisa meraih yang paling baik,” ungkap Noviendi Makalam, Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, tentang pemkabarhuan pemenang atas nominasi itu dalam waktu dekat di China.

Menurut Noviendi, salah satu cerminan keragaman kekayaan alam serta adat Indonesia terkesan dari sajian kreasi masakannya. “Melewati buku-buku kuliner tersebut, Indonesia bisa mempromosikan destinasi wisata sekaligus ragam kelezatan kulinernya yang telah mendunia,” kata Noviendi.

Update Proyek Tol Kunciran Serpong

Lihat juga

Mie termahal di dunia

Restoran Ini Jual Mi Termahal di Dunia, Berapa Harganya?

Sebuah restoran di Taiwan menjual menu sup mi daging dengan harga yang sangat mahal. Bagaimana …