Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI

Longsor Tutup Jalur Vital Bondowoso–Wringin, Aksi Cepat Babinsa Buka Akses Warga

×

Longsor Tutup Jalur Vital Bondowoso–Wringin, Aksi Cepat Babinsa Buka Akses Warga

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, BERITANASIONAL.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wringin pada Minggu, 11 Januari 2026, memicu bencana tanah longsor di Dusun Tambelang RT 10/RW 03, Desa Sumber Malang. Material longsor berupa tanah, pohon jati, dan tiang telepon sempat menutup jalan raya Bondowoso–Wringin, salah satu jalur penghubung vital antarkecamatan, sehingga arus lalu lintas warga terhambat.

Peristiwa tersebut terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan berintensitas tinggi sejak siang hari. Lereng di tepi jalan poros tidak mampu menahan debit air yang besar, hingga akhirnya ambrol dan menutup badan jalan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi ini membuat aktivitas masyarakat sempat terganggu karena akses transportasi terputus sementara.

Babinsa bersama piket Koramil dan tim BPBD bergerak cepat menuju lokasi kejadian begitu menerima laporan dari warga. Dengan dibantu perangkat desa dan masyarakat sekitar, mereka langsung melakukan penanganan darurat untuk menyingkirkan material longsor agar kendaraan kembali bisa melintas, sekaligus mengamankan area yang masih rawan.

BACA JUGA :
Satgas TMMD ke 123 Kopasgat TNI AU Dan Babinsa Kodim 0822 Ajak Anak-Anak Desa Trotosari Mengaji Bersama

Kepala Desa Sumber Malang bersama Babinsa juga mengoordinasikan rencana kerja bakti lanjutan guna membersihkan sisa material longsor yang masih menutup sebagian badan jalan. Selain itu, warga sekitar diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan susulan yang dapat memicu longsor lanjutan di wilayah perbukitan tersebut.

BACA JUGA :
Kemeriahan Tarhib Ramadhan & Grand Opening Ajwa Cafe El Ghozali

Hingga akhir penanganan awal, akses jalan Bondowoso–Wringin sudah dapat kembali dilalui meski masih dalam kondisi terbatas. Sinergi Babinsa, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci pemulihan cepat di lapangan, sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar dari dampak bencana alam yang terjadi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *