Kapal pesiar di Pantai Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Selasa (8/8/2017). Foto: MI/Hamdi Jempot Metrotvmews.com, Jakarta: Kabupaten Maluku Barat Daya membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan infrastruktur dan sarana transportasi baik darat, laut, dan udara. Alokasi anggaran yang cukup dinilai bisa mendukung percepatan pembangunan.   Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis berjanji mengupayakan anggaran yang cukup bagi Kabupaten Maluku Barat Daya dan Provinsi Maluku. Sehingga pembangunan di Kabupaten Maluku Barat Daya segera terealisasi seperti Jawa, Bali, dan Sumatera. “Kami mendukung peningkatan anggaran untuk pembangunan Maluku Barat Daya,” kata Fary dalam keterangan tertulis, Rabu 9 Agustus 2017.   Senada dengan Fary, anggota Komisi V Yoseph Umar Hadi juga mendesak pemerintah memberikan perhatian lebih kepada pulau-pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan Australia dan Timor Leste. Menurut dia, infrastruktur dan sarana transportasi di Maluku Barat Daya belum memadai.   Tim kunjungan kerja Komisi V meninjau sejumlah infrastruktur seperti Pelabuhan Ambon, Pelabuhan Tulehu, Pelabuhan Sesar Bula, Pelabuhan Kaiwatu, Pelabuhan Wonreli, serta bandara di Kabupaten Maluku Barat Daya dan Seram Bagian Timur.   Direktur Jenderal Perhubungan Laut Tonny Budiono  mengatakan, keberadaan transportasi laut menjadi tulang punggung masyarakat Maluku. Karena itu pemerintah terus berupaya membangun konektivitas di wilayah Maluku. Di antaranya melalui penyelenggaraan angkutan laut perintis, angkutan penumpang, dan tol laut. “Saat ini angkutan kapal perintis yang melayani masyarakat di Provinsi Maluku sebanyak 18 trayek, yang beroperasi dari Pelabuhan Pangkal Ambon, Tual, dan Saumlaki,” ujar Tonny.
Baca Lebih Lengkap (klik): Maluku Barat Daya Butuh Perhatian Lebih
Sumber dari MetroTv News Politik

Transpark Mall Bintaro Resmi Dibuka