E-KTPJakarta – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berjanji bakal tetap melayani mayarakat yang membikin KTP Elektronik (E-KTP), seusai habis masa tenggat alias seusai 30 September 2016. Janji itu dilontarkan Tjahjo usai mengikuti rapat koordinasi di kantor Menko Pembangunan Manusia serta Kebudayaan, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016).

“Ya warga tidak butuh khawatir. Kita hanya melayani. Tapi juga tolong dong Kamu (masyarakat Indonesia) luangkan waktu. Saya kan beribadah,” kata Tjahjo.

Menurut Tjahjo, batas waktu 30 September itu hanya tenggat waktu (deadline) untuk Kemendagri. Karena, bagaimanapun Kemendagri wajib melayani masyarakat.

“Artinya seusai 30 September warga tetap bisa pelayanan publik dong. Kalo enggak bagaimana? Kemendagri kan tugasnya melayani masyarakat. Kita ingin ada deadline dulu lah,” ucap Tjahjo.

Kemendagri tetap melayani pembuatan E-KTP seusai 30 September, karena kata Tjahjo, KTP merupakan nyawa.

“Yang status bujangan mau nikah aja wajib ganti KTP. Yang pindah tempat tinggal ganti KTP. Yang usia remaja masuk usia dewasa wajib punya KTP, makanya ini kan hanya mengejar target,” jelas Tjahjo Kumolo.

Iklan Mesin Fotocopy