b602aafd-ac61-4a74-90f5-75cd19a9b28d_169Jakarta – DPP PDI Perjuangan tidak bakal melibatkan para kadernya yang menjadi menteri di Kabinet Kerja untuk menjadi juru kampanye pada Pilkada serentak 2017 mendatang.

“PDI Perjuangan tidak melibatkan kader-kadernya yang ada di kabinet, sebab taat pada peraturan,” ucap Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Minggu, 25 September 2016.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah menerbitkan keputusan yang menegaskan semua menteri di Kabinet Kerja supaya berkonsentrasi menjalankan-tugasnya sesuai bidangnya di pemerintahan.

Untuk itu, sebagai partai pendukung pemerintah, partai berlambang Banteng moncong putih itu bakal taat pada aturan yang sudah ditetapkan oleh Jokowi.

“Sebab presiden melarang para menteri sehingga juru kampanye, PDI Perjuangan taat,” kata Hasto semacam dilansir dari Antara.

Menurut dia, PDI Perjuangan bakal mekegunaaankan pengurus DPP, DPD, serta DPC untuk menjadi juru kampanye pilkada serentak di 101 daerah di Indonesia, tergolong tujuh provinsi yaitu Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, serta Papua Barat.

“PDI Perjuangan juga bakal menampilkan ketua umum, Bunda Megawati, menjadi juru kampanye mutlak pada pilkada di tujuh provinsi,” Hasto menandaskan.

Iklan Mesin Fotocopy