57caba4f72e86-pelaku-perampokan_663_382Jakarta РPolisi semakin menyelidiki permasalahan upaya perampokan kediaman milik mantan Vice President ExxonMobil Asep Sulaiman di Jalan Bukit Hijau IX Nomor 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Satu dari dua tesangka, AJ, adalah karyawan ExxonMobil.

“Kami koordinasi untuk mendapatkan data profil pelaku,” kata Kepala Sub Direktorat Jatanras Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Hendy F Kurniawan, saat dihubungi Liputan6.com, Senin (5/9/2016).

Mantan penyidik KPK ini berkata, penelusuran profil AJ adalah dengan berkoordinasi dengan pemimpin security di perusahaan minyak ini.

“Penyidik yang ke sana (kantor ExxonMobil) untuk berkoordinasi,” kata Hendy.

Dalam pemeriksaan sebelumnya, AJ mengaku sempat bekerja di ExxonMobil selagi enam tahun sebagai petugas keamanan. Selagi bekerja, AJ dengan cara bergiliran mendapat tugas menjadi pengawal dari para pejabat perusahaan, tidak terkecuali Asep Sulaeman sang pemilik rumah yang dirampok.

Asep terbukti sempat bekerja di ExxonMobil. Sejumlah posisi strategis sempat dijabat. AJ juga diketahui sempat menjadi pengawal Asep selagi lima bulan.

Polisi menjerat kedua tersangka dengan pasal pencurian dengan tindak kekerasan 365 KUHP serta UU Darurat. Penjara 20 tahun mengancam kedua tersangka. Tidak hanya itu, polisi tetap mengejar pelaku lainnya. Diduga, tetap ada pelaku lainnya yang terlibat dalam perampokan tersebut.

Iklan Mesin Fotocopy