Imam S Arifin

Rilis kasus narkoba Imam S Arifin

Pihak kepolisian Metro Jakarta Barat menduga penyanyi sertagdut Imam S Arifin (56), yang ditangkap Sabtu (27/8/2016) sore kemarin, adalah seorang pengedar narkoba.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Roycke Langie dalam rilis permasalahan di Polres Jakarta Barat, Minggu (28/8/2016).

“Kami telah melakukan penangkapan kepada seorang laki-laki yang diduga sebagai pengedar narkotika tipe sabu yang bernama Imam S Arifin,” katanya.

“Kemungkinan ke sana dapat aja. Tapi kita tetap proses,” tambah Roycke.

Untuk membuktikan dugaan itu, lanjut Roycke, pihaknya butuh penyelidikan yang lebih intensif.

Imam telah sempat ditangkap atas permasalahan yang sama di Medan pada 2008 lalu. Kemudian, ia kembali terjerat permasalahan narkoba serta ditangkap di kawasan Jakarta Pusat pada Maret 2010.

Selain itu, empat tahun lalu putri Imam juga sempat ditangkap saat membeli ganja seberat 0,24 gram di Kampung Ambon, Jakarta Barat.

“Mengungkapkan ini kan wajib colaborate dengan permasalahan-permasalahan sebelumnya serta petunjuk yang ada jadi memerlukan waktu. Jika ada indikasi ke sana, ini bakal hinggakan juga,” katanya.

Dikabarkan sebelumnya, Imam digelandang polisi usai penggeledahan di unit nomor 3 lantai 17 suatu apartemen di kawasan Gunung Sahari.

Dalam penangkapan Imam, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bong, sedotan, cangklong alias alat isap sabu.

Ditemukan juga satu plastik klip kecil berisi narkotika tipe sabu dengan berat 0,36 gram serta satu timbangan digital kecil.

Sumber : Kompas

Iklan Mesin Fotocopy