Home / Bisnis / Resiko Fintech Tak Terdaftar OJK

Resiko Fintech Tak Terdaftar OJK

Tribun

Otoritas Jasa Keuangan OJK menyayangkan apa yang dialami oleh para korban finansial teknologi, ancaman teror bahkan hingga kekerasan memang kerap dialami mereka yang meminjam uang melalui fintech yang tidak terdaftar di OJK.

Pemberi pinjaman online biasanya akan memberikan bunga yang cukup besar dan dalam jangka waktu yang pendek, untuk itu OJK juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuat pinjaman online pada fintech yang tidak terdaftar di OJK, serta tidak sembarang memberikan akses data di telepon genggam.

“Seperti fintech-fintech ilegal ini, dia pinjam 1 juta yang ditransfer hanya 650.000, sudah 35% dipotong belum lagi bunganya bisa 3% perhari dan jatuh temponya pun jangka pendek. ”

“Nah ini yang perlu dipahami jadi resikonya dipahami jangan setelah deal akan menyesal dan satu yang penting di sini yang dipahami adalah jangan sekali-sekali mengijinkan kontak atau data di HP diakses oleh pinjaman online.”

“Kalau dia terdaftar di OJK maksimum bunga dan denda dan biaya-biaya lainnya adalah 0,8% perhari dan ada maksimum penagihan bagi masyarakat tidak ada batas waktunya jadi tidak seperti yang ilegal ini tanpa batas waktu semua dilakukan penagihan dan yang pasti fintech yang terdaftar di OJK tidak mengakses semua kontak di HP.”

terkait kasus pelecehan yang dialami YI, tim satgas investasi OJK sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan meminta Kementerian komunikasi dan informasi memblokir fintech yang diduga sebagai pemberi pinjaman kepada YI.

Update Proyek Tol Kunciran Serpong

Lihat juga

1.000 Wirausahawan Muda akan Ikuti Akademi Instagram

  Melihat fenomena bisnis anak muda yang terus berkembang, media sosial Instagram luncurkan akademi Instagram. …