710x350_jun14_features_ridwan-kamil-1Jakarta – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil share pengalaman mengelola pemerintahan saat tampil di Sekolah Partai PDI Perjuangan, untuk para calon kepala daerah serta wakil kepala daerah.

Pria yang bersahabat disapa Kang Emil itu memberi tau, konsep yang ia terapkan, yakni etos gotong royong dalam memimpin pembangunan Kota Bandung.

“Jangan sempat meremehkan gagasan publik, libatkan masyarakat dalam membangun. Dengan kerelawanan masyarakat tata kelola pemerintahan menjadi lebih baik, sebab mereka juga meperbuat penglihatan yang langsung dilaporkan ke saya,” ucap Ridwan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 10 September 2016.

Trik lain yang disampaikan Kamil merupakan bagaimana korupsi ditidak lebihi drastis melewati pemakaian teknologi, jadi APBD ada penghematan Rp 1 triliun. “Pembangunan smart city disarankan untuk diimplementasikan, untuk mereformasi birokrasi, jadi pelayanan publik dapat ditingkatkan,” ucap dia.?

Dalam peluang yang sama, kader PDIP yang juga calon Bupati Tulang Bawang Winarti menanyakan inovasi pembangunan apa yang sesuai untuk kabupaten.

Mendapati pertanyaan tersebut, Kamil pun menjawab dengan bijak. “Jangan bertindak tanpa teori alias studi, namun jangan membikin kebijakan tanpa ideologi,” jawab dia.

Merujuk pengalaman serta sosok Ridwan Kamil, Kepala Sekolah PDIP Komarudin Watubun mengingatkan, bagi kepala daerah serta politikus PDIP wajib berkinerja keren, namun sekaligus menjadi penyebar Pancasila serta aliran Sukarno di masyarakat.

“Kita wajib membentengi ideologi anak-anak muda dari ancaman ekstremisme agama yang makin menjadi-jadi,” kata Komarudin.

Iklan Mesin Fotocopy