7d484f7c134f34316c690024c150c127San Marino – Pembalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo mengkritik keras gaya membalap rekan setimnya, Valentino Rossi pada balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Marco Simoncelli, akhir pekan lalu. Ia menuding tutorial Rossi menyalipnya dari tahap dalam di lap kedua sangat membahayakan.

Menurut Lorenzo, gaya agresif Rossi bisa membikin keduanya terjatuh. Dirinya pun menyebut Rossi sebagai pembalap kotor.

Rossi tak terima tudingan pembalap Spanyol tersebut. “Saya tak bakal membiarkan Lorenzo berbicara saya seorang pembalap kotor ketika melaluinya, sebab itu tak benar,” kata Rossi semacam dilansir Motor Sport.

“Dia juga agresif ketika dirinya melalui saya. Semua orang bisa hebat kesimpulan sendiri.”

“Saya pikir itu semacam gaya menyalip pembalap lainnya, semacam Sertai Pedrosa perbuat terhadap saya alias Marc Marquez perbuat pada saya di Silverstone,” ujar Rossi.

Marquez Kualitas Aksi Menyalip Rossi Tetap Normal

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, batal menjajal motor baru RC213V yang disiapkan untuk MotoGP 2017 pada hari pertama tes di Sirkuit Misano, Senin (12/9/2016). (Repsol Honda)

Aksi menyalip Rossi terhadap Lorenzo dikomentari Marquez. Ia menilai gaya menyalip yang dilakukan Rossi masih dalam batas normal.

“Saat itu, saya agak jauh di belakang dan saya pikir memang sedikit aneh karena Rossi miring di tikungan dari belakang, tapi kemudian saya melihat dia melakukan penyalipan,” ucap Marquez.

“Bagi saya, oke, itu adalah menyalip yang wajar. Memang agresif, tentu saja, tapi ketika Anda bertanding di sirkuit sendiri, Anda selalu memberikan yang lebih.”

“Valentino sangat cerdas, dia tahu Jorge juga memiliki kecepatan yang bagus — dan dia menyalip dengan agresif, pada batasnya tapi tidak apa-apa,” pungkas pemimpin klasemen sementara MotoGP 2016 itu.”

Iklan Mesin Fotocopy