006129400_1468699492-2016-07-16t134805z_111678485_mt1aci14481003_rtrmadp_3_soccer-england-wig-munfriendlyManchester – Jose Mourinho nyatanya sempat marah besar terhadap pemain Madrid. Mourinho, yang saat ini menukangi klub raksasa Liga Premier Inggris, Manchester United, sedih dengan sikap berbagai pemain Madrid yang tidak hadir di agenda ulang tahun Michael Essien.

Padahal, pesta ini sengaja disiapkan Mourinho untuk Essien. Kejadian ini terungkap dalam suatu buku baru berjudul ‘Jose Mourinho: Up Close and Personal’, yang ditulis Robert Beasley.

Dalam buku itu disebut, Luka Modric serta Ricardo Carvalho, merupakan dua pemain yang hadir dalam agenda tersebut. Ini membikin Mourinho merasa frustrasi, serta mekualitas adanya tidak lebihnya semangat tim dalam klub.

Beasley menulis: “Mourinho berbicara bahwa Madrid merupakan klub politik dengan faksi. Kemudian dirinya juga menceritakan kisah mengenai Essien yang mengajak rekan satu tim menghadiri ulang tahunnya ke-30, tapi sayang hanya berbagai pemain yang muncul.

Mourinho, kata Beasley, kemudian menghibur Essien, serta berbicara itu bukan persoalan pribadi, serta itu tidak berarti para pemain tidak suka dia. Tapi, mereka hanya hanya peduli dengan diri mereka sendiri serta mempunyai hal-hal lebih baik untuk diperbuat.

Mourinho terbukti mempunyai hubungan dekat dengan Essien. Keduanya sempat bekerja bersama-sama di Chelsea.

Pemain internasional Ghana itu dipinjamkan ke Real pada musim 2012/13. Essien mencetak dua gol dalam 34 penampilan di semua kompetisi. Tetapi, tampaknya Essien tidak lebih terkenal di luar lapangan.

Sekarang, Essien tengah menikmati waktu jelang akhir kariernya. Saat ini dirinya tanpa klub seusai meninggalkan Panathinaikos di musim panas.

Iklan Mesin Fotocopy