Tokyo – Siapa yang tidak kenal Harry Potter? Kini, saga penyihir muda tersebut selain menjelma dari suatu novel ke film. Harry Potter kini sudah menjadi suatu brand, mulai dari wahana permainan, action figure, video gim, makanan ringan, sampai aksesori unik.

Jauh sebelum nama Harry Potter melambung tinggi serta belum diadaptasi ke film Hollywood, rupanya hak cipta novel garapan J.K. Rowling ini hampir pernah dibeli oleh Nintendo.

Ya, Nintendo kala itu terbukti berencana untuk membeli hak cipta Harry Potter dengan tujuan menggarap gim yang diadaptasi dari novel Harry Potter.

Semacam dilansir laman Business Insider dari Unseen64, Senin (10/10/2016), menggarap gim rupanya bukan satu-satunya pangkal rencana Nintendo membeli hak cipta Harry Potter.

Selain membesut gim, raksasa gim asal Negeri Sakura itu juga bakal mengadaptasi Harry Potter ke film serta juga serial televisi.

Sebelum melakukan proses negosiasi, salah satu divisi Nintendo yang berkutat di game development bahkan sempat membuat desain dan konsep Harry Potter pada 1998 silam.

Selain menggarap gim utamanya, Nintendo juga disebut berencana menggarap gim spin-off Harry Potter dengan tema Quidditch, yaitu turnamen olahraga sihir yang menggunakan sapu terbang.

Kalau saja rencana Nintendo terwujud, mereka akan merilis gim Harry Potter ke beberapa konsolnya pada zaman itu, seperti Nintendo 64, GameCube, serta Game Boy Advance.

Sayang sekali, rencana Nintendo sirna begitu saja. Pasalnya, J.K. Rowling menolak tawaran Nintendo dan lebih memilih ke perusahaan yang lebih besar dan dianggap mampu mengkomersialisasikan Harry Potter.

Dan pada akhirnya lisensi Harry Potter terjual ke pihak Warner Bros dengan nilai mencapai 1.000.000 Poundsterling atau sekitar Rp 19,3 miliar.

Iklan Mesin Fotocopy