Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kesehatan

Sinergi Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dan Lintas Sektor melalui Penguatan Inovasi TELPONI untuk Percepatan Penurunan AKI dan AKB

×

Sinergi Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dan Lintas Sektor melalui Penguatan Inovasi TELPONI untuk Percepatan Penurunan AKI dan AKB

Sebarkan artikel ini

REMBANG, BERITANASIONAL.CO.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, mengadakan komitmen bersama lintas sektor, dalam mewujudkan program penurunan AKI-AKB di kabupaten Rembang.Acara yang diadakan di Hotel Aston in Rembang, Rabu ( 29/7/2026)

Program penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah upaya kesehatan prioritas nasional melalui peningkatan mutu layanan antenatal, persalinan di fasilitas kesehatan, serta penguatan rujukan. Strategi utamanya mencakup penerapan P4K (Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi), pelayanan Puskesmas PONED/PONEK, serta pemantauan kematian lewat MPDN (Maternal Perinatal Death Notification)

Kepala Dinas Kesehatan Ali syofii mengatakan program TELPONI merupakan program bersama semua sektor, maka perlu upaya nyata untuk mengurangi AKI – AKB khusus di wilayah Rembang.

BACA JUGA :
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Menjalin Silaturahmi ke Bupati, Bawaslu, dan KPU Kabupaten Rembang

Dengan Pelayanan Kesehatan Pemeriksaan Kehamilan (ANC), Pemeriksaan rutin untuk mengurangi resiko selanjutnya. Persalinan di Faskes: Wajib di puskesmas atau rumah sakit yang siap menangani kondisi darurat. Layanan darurat obstetri dan neonatal siap 24 jam di puskesmas serta rumah sakit.

BACA JUGA :
Kecamatan Kaliori Menjadi Program Percontohan Akademi Karang Taruna Dasar Tahun 2025

Sementara itu Kepala Kemenag Kabupaten Rembang Moh. Mukson menambahkan “Kegiatan edukasi, konseling dan pendekatan bagi pelajar dan calon penggantin , untuk mengurangi penurunan AKI -AKB.” terangnya.

BACA JUGA :
Kasus Proyek Glebek (Sulang) Tetapkan 4 Tersangka.

Harapannya meskipun anggaran untuk kegiatan ini belum ada, kita tetep optimis tetap bisa dilaksanakan. Agar kematian bayi dan ibu bisa dikurangi. Maka diperlukan peran dari semua sektor.(RMD/KRN)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *