Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI

Babinsa Kodim 0822 Bondowoso Laksanakan Pendampingan Petani untuk Ketahanan Pangan di Desa Binaan

×

Babinsa Kodim 0822 Bondowoso Laksanakan Pendampingan Petani untuk Ketahanan Pangan di Desa Binaan

Sebarkan artikel ini

Bondowoso,BERITANASIONAL.CO.ID– Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Grujugan, Babinsa dari Ramil 08, Serma Ashadi, melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani setempat. Kegiatan ini berlangsung di Rt.04 Rw.05 Dakon 1, Desa Kejawan,Jumat(1/24)

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Serma Ashadi berkolaborasi dengan Kelompok Tani (Poktan) 08 yang dipimpin oleh Bapak Sarbini. Dalam acara ini, petani diajarkan teknik pengolahan lahan yang lebih efektif dan efisien guna meningkatkan hasil pertanian.

“Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada petani tentang cara-cara modern dalam pengelolaan lahan,” ujar Serma Ashadi. “Kami berharap dengan adanya bimbingan ini, petani dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian mereka.”

BACA JUGA :
Kodim 0822 Gelar Apel Personel dan Materiil Kesiapan Pam Pemilukada Th.2024

Selain memberikan pelatihan, Babinsa juga membantu petani dalam menyiapkan lahan untuk ditanami. Hal ini penting mengingat musim tanam yang segera tiba, sehingga diharapkan petani dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA :
BPBD Kabupaten Bondowoso Terus Meningkatkan Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Potensi Bencana

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para anggota Poktan 08, yang sangat menghargai dukungan dari Babinsa. “Kami merasa terbantu dengan adanya pendampingan ini, karena kami bisa belajar banyak dari pengalaman dan pengetahuan Babinsa,” kata Bapak Sarbini.

BACA JUGA :
Air Mata di Balik Pengobatan Gratis: Aksi Kemanusiaan MWC NU Sukosari Menyentuh Hati Warga”

Dengan dukungan yang kuat dari aparat keamanan dan pemerintahan, diharapkan ketahanan pangan di Kecamatan Grujugan dapat terwujud, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal. Kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
(Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *