Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI

Dalam Rangaka Sosialisasi Hukum dan Upaya Pencegahan Korupsi,Begini Pesan Kasdim Bondowoso 

×

Dalam Rangaka Sosialisasi Hukum dan Upaya Pencegahan Korupsi,Begini Pesan Kasdim Bondowoso 

Sebarkan artikel ini

Bondowoso,NERITANASIONAL.CO.ID– Dalam rangka sosialisasi hukum dan upaya pencegahan korupsi, digelar kegiatan Sekolah Desa dengan tema “Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dan Pengelolaan Keuangan Desa” di Balaidesa Penambangan, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. (12/6/24)

Acara ini dihadiri berbagai pejabat penting, termasuk Kajari Bondowoso, Bpk. Dzakiyul Fikri SH, MH, Kasdim 0822 Bondowoso, Mayor Inf Tanuri, serta Kapolres yang diwakili Kanit Pidsus AKP Imam Widodo.

Dalam sambutannya, Mayor Inf Tanuri dari Kasdim 0822 Bondowoso menegaskan peran penting Kodim sebagai pembina wilayah dalam menyiapkan ruang pertahanan. “Ekonomi yang kuat dan mental yang tangguh adalah kunci untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman perang. Gotong royong yang kuat mencegah kita diadu domba,” ujarnya.

BACA JUGA :
Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Serka Mulyadi Latih PBB Bagi Siswa SMPN 6 Bondowoso

Mayor Inf Tanuri memberikan contoh nyata dampak perang terhadap ekonomi global, seperti konflik Rusia-Ukraina yang menyebabkan krisis pangan di Eropa, dan perang Israel-Palestina yang mempengaruhi harga minyak dunia. “Setiap saat perang bisa terjadi, maka dari itu, kita harus menyiapkan daya juang yang tangguh,” tegasnya.

BACA JUGA :
Kasdim 0822 Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Kejari Bondowoso

Ia juga menekankan pentingnya ketahanan pangan melalui program TNI Manunggal Air dan pompanisasi yang bertujuan untuk menghindari inflasi pangan. “Jika terjadi inflasi pangan, maka kemiskinan dan kebodohan akan melanda, membuat rakyat mudah diadu domba dan dipecah belah,” jelasnya. 

Selain itu, Mayor Inf Tanuri juga mengingatkan akan ancaman dari luar negeri jika Indonesia maju. “Sumber daya alam kita yang melimpah menjadikan Indonesia target bagi negara-negara asing. Maka dari itu, diperlukan pemimpin yang bersih dari korupsi untuk mengelola sumber daya tersebut dengan baik,” tambahnya.

BACA JUGA :
PEMBAGIAN BLT MISKIN EKSTRIM TAHAP I TAHUN 2024 DI DESA BAJURAN, KECAMATAN CERME, KABUPATEN BONDOWOSO

Kajari Bondowoso, Bpk. Dzakiyul Fikri SH, MH, dalam materinya menyampaikan pentingnya pencegahan dalam upaya pemberantasan korupsi. Ia menekankan peran bidang intelijen kejaksaan dalam melakukan penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan serta penyuluhan dan penerangan hukum. “Kejaksaan Negeri Bondowoso siap memberikan konsultasi hukum kepada masyarakat untuk mencegah tindak pidana korupsi,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *