Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI

Jembatan Penghubung di Gayam Lor Ambruk Diterjang Hujan Deras, Akses Warga Terancam Terputus

×

Jembatan Penghubung di Gayam Lor Ambruk Diterjang Hujan Deras, Akses Warga Terancam Terputus

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, BERITANASIONAL.CO.ID -Bencana alam berupa longsornya jembatan penghubung terjadi di Dusun Manteng RT 07 RW 04, Desa Gayam Lor, Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso, Senin, 12 Januari 2026. Peristiwa ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu, 11 Januari 2026, hingga mengakibatkan plengsengan penyangga jembatan tergerus aliran air dan akhirnya longsor.

Jembatan yang menjadi jalur vital aktivitas warga itu diketahui mulai mengalami kerusakan saat seorang warga melintas hendak ke pasar pada pagi hari. Sepulangnya, warga tersebut melihat kondisi jembatan telah tergerus air dan segera melaporkan kepada Kepala Dusun Manteng untuk ditindaklanjuti demi mencegah jatuhnya korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Dusun Manteng, Kikik, langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan lapangan. Hasil pemantauan kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa Gayam Lor dan dilanjutkan dengan koordinasi bersama warga serta pihak Kecamatan Botolinggo untuk langkah penanganan awal.

BACA JUGA :
Gempar! Puluhan Kades di Bondowoso Kembalikan Dana Desa Rp 5 Miliar (2021–2023)

Babinsa Desa Gayam Lor, Serda Deny Wahyudi, bersama staf kecamatan dan perangkat desa segera tiba di lokasi kejadian. Kehadiran Babinsa menjadi bagian penting dalam memastikan situasi tetap kondusif serta membantu pengamanan dan pendataan awal dampak bencana di sekitar jembatan yang longsor.

BACA JUGA :
Pererat Silaturahmi di Safari Ramadhan Bersama Kodim 0822 Bondowoso dan Forkopimda 

Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Namun secara materiil, kerusakan terjadi pada plengsengan yang menopang tanah dan struktur jembatan sehingga mengancam stabilitas akses penghubung antarwilayah yang selama ini dimanfaatkan warga untuk aktivitas ekonomi dan sosial.

BACA JUGA :
Guna Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan di Bulan Suci Ramadhan, Polres Bondowoso Laksanakan Bihrohtal dan Tadarus

Sebagai langkah tanggap darurat, Babinsa bersama aparat kewilayahan melakukan pengamanan lokasi, memasang tanda peringatan agar warga tidak melintas, serta melakukan pendataan kerugian untuk dilaporkan ke komando atas. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penanganan lebih lanjut guna memulihkan kembali akses transportasi warga Dusun Manteng.(Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *