Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Kemitraan Komoditas Tembakau Rembang Dengan Dinas Pertanian Dan Peternakan Propinsi Jawa Tengah

×

Kemitraan Komoditas Tembakau Rembang Dengan Dinas Pertanian Dan Peternakan Propinsi Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini

REMBANG, BERITANASIONAL.CO.ID. Para petani tembakau Kabupaten Rembang mengadakan kegiatan kemitraan dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Propinsi Jawa Tengah, pada Rabu (15/7/2026) bertempat di Hotel Aston In Rembang. 

Dalam kegiatan yang diadakan mulai hari ini tanggal 15-16 Juli 2026, yang dihadiri oleh Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang dan Ketua APTI Rembang serta perwakilan dari Dinas Pertanian dan Perternakan Propinsi Jawa Tengah, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan para petani tembakau Kabupaten Rembang. 

Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang Agus Iwan Haswanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pemerintah Daerah dalam upaya pelayanan terhadap petani tembakau. 

BACA JUGA :
Ikan Bandeng dan Wisata Pantai Menjadi Pengembangan BUMDes Karya Mulya Lestari

“Kita sebagai Pemerintah Daerah akan selalu mengawal dan menjaga kemitraan antara petani tembakau dengan PT Sadhana Arifnusa, sehingga harga tembakau bisa tetap stabil” Ungkapnya. 

Dan berharap kemitraan ini bisa terjalin dengan baik, sehingga dapat mendapatkan manfaat dan kesejahteraan bagi para petani tembakau Kabupaten Rembang. 

BACA JUGA :
Kondisi Geologis dan Beban Muatan Jalan Gunungsari-Kuwangsan Mengalami Amblas Parah

Sementara itu Ketua APTI Rembang, Wawan Edy Susanto menegaskan dengan kemitraan ini yang telah terjalin dari tahun 2014 antara Petani tembakau dengan PT Sadhana Arifnusa bisa meningkatkan hasil dan kesejahteraan petani tembakau, ujarnya. 

Saat ini wilayah Rembang merupakan hasil komoditas tembakau kedua terbesar di wilayah Jawa Tengah dengan lahan sekira 9000 ha yang sudah ditanami, dalam tahun kemarin dengan hasil yang telah diperoleh Daerah sebesar setengah triliun per musim. 

BACA JUGA :
Rembanga Membaca, Rembang Berdaya" Festival Literasi  Dinaspur Rembang, 16-18 Desember 2025

Sementara itu dalam sesi tanya jawab petani tembakau menyatakan perlu adanya Subsidi pupuk serta pinjaman saat waktu mulai panen dari bulan April – Juni saat waktu mulai tanam, sehingga perlu adanya upaya nyata supaya hasil yang dihasilkan juga maksimal, apalagi tahun ini diprediksi musim kemarau lebih panjang.(RMD/SKR)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *