Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI

Serka Lugito Dampingi Petani Desa Koncer Kidul Bondowoso Tanam Padi Inpari 32

×

Serka Lugito Dampingi Petani Desa Koncer Kidul Bondowoso Tanam Padi Inpari 32

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, BERITANASIONAL.CO.ID – Dalam upaya mendukung program Ketahanan Pangan nasional, Babinsa Desa Koncer Kidul, Serka Lugito, kembali menunjukkan dedikasinya. Kali ini, ia mendampingi petani setempat dalam kegiatan penanaman padi jenis Inpari 32 di lahan seluas 500 meter persegi milik Bapak Buhari, anggota kelompok tani Hipa Tirto Sumbodo, yang berlokasi di RT 28 RW 29, Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang.

BACA JUGA :
Kodim 0822 Bondowoso Berikan Latihan Perorangan untuk Meningkatkan Kondisi Fisik Anggota

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi ini merupakan bagian dari upaya Kodim 0822 Bondowoso untuk memastikan keberhasilan program Hanpangan (Ketahanan Pangan) di wilayah tersebut. Pendampingan ini tidak hanya melibatkan pengawasan teknis, tetapi juga motivasi kepada petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian mereka.

Serka Lugito dalam kesempatannya menyampaikan, “Sebagai Babinsa, sudah menjadi tugas kami untuk mendukung masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan hasil panen. Program Hanpangan ini tidak hanya penting untuk wilayah Bondowoso, tetapi juga bagi ketahanan pangan nasional. Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan.”

BACA JUGA :
Antisipasi Masalah Pertanian, Babinsa Koramil Grujugan Cek Pintu Air Irigasi

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat. Bapak Buhari, pemilik lahan, menyatakan rasa terima kasihnya atas pendampingan Babinsa. “Dengan bimbingan dari Pak Lugito, kami jadi lebih semangat dan yakin hasil panen kali ini akan lebih baik,” ungkapnya.

BACA JUGA :
Bolos Sekolah Siswa SLTA Diberikan Arahan Oleh Babinsa Kodim 0822 Bondowoso

Komitmen Babinsa dalam mendukung program-program pemerintah seperti Ketahanan Pangan mencerminkan peran aktif TNI dalam membangun ketahanan wilayah. Keberadaan mereka di tengah masyarakat menjadi penguat semangat gotong royong dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.(Yudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *