Rembang, BERITANASIONAL.CO.ID -Menjelang persiapan Nataru 2026, pengelola wisata Pantai Karang Jahe Beach (KJB) Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang memastikan seluruh aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung KJB.
Koordinasi lintas instansi hingga kesiapan fasilitas menjadi fokus utama untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan.
Ketua Pengelola Unit Wisata Pantai KJB, Taufikur Rohmah mengatakan pengelola telah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari kepolisian dan TNI.
Kemudian, Dinas Perhubungan, Palang Merah Indonesia (PMI), Puskesmas, hingga instansi terkait lainnya guna memastikan situasi tetap kondusif selama masa libur panjang.
“Setiap momentum libur Nataru, di kawasan Pantai KJB rutin didirikan Pos Pengamanan,” ujar Rohmah saat ditemui di kantor BUMDes, Kamis (21/12/2025).
“Pos ini berfungsi untuk memantau keamanan, kelancaran lalu lintas, serta aktivitas pengunjung di kawasan wisata,” imbuhnya.
Tak hanya dari sisi pengamanan, pengelola juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas penunjang wisata.
Mulai dari kondisi toilet, mushala hingga wahana permainan yang dikelola bersama pihak ketiga dipastikan dalam kondisi layak pakai.
“Untuk fasilitas toilet, kami menyiapkan di sisi barat, kemudian di sisi timur, dan di sisi sebelah selatan tempat parkir. Menurutnya untuk toilet sendiri pihak KJB dikelola dari BUMDes dan warga,” terangnya.
Dalam upaya tersebut pihak pengelola wisata pantai KJB telah melakukan beberapa persiapan diantaranya adalah dengan mempersiapkan tambahan 3 (tiga) lahan parkir dan peningkatan kebersihan serta safety penanganan pertolongan di tempat area wisata KJB.
Menurutnya, jumlah fasilitas yang tersedia saat ini masih mencukupi untuk melayani kebutuhan pengunjung selama libur Nataru, setelah ada penambahan fasilitas khusus.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pihaknya berharap aktivitas wisata di Pantai KJB selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman, tertib, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang berlibur.
“Kami ingin pengunjung merasa aman dan nyaman saat menikmati liburan di Pantai KJB. Dan kita sudah bekerja sama dengan asuransi Jasa raharja,” pungkasnya.
Terkait wacana wisata pantai KJB buka jam malam masih menjadi pembahasan pihak pengelola dan BUMdes. Karena masih harus perlu dikaji dengan beberapa alasan dari sisi positif dan negatifnya.
“Untuk buka jam malam wisata pantai KJB kita belum ada rencana, karena ada pertimbangan alasan sisi positif dan negatif.”imbuhnya.
Harapannya wisata pantai KJB tetep menjadi destinasi wisata pantai unggulan, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berlibur di wisata pantai KJB.(RMD)








