Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Warga Ranupane Minta Audiensi dengan Bunda Indah melalui Surat Resmi

×

Warga Ranupane Minta Audiensi dengan Bunda Indah melalui Surat Resmi

Sebarkan artikel ini

Lumajang, BERITANASIONAL.CO.ID – Langkanya bahan bakar minyak tidak hanya dialami oleh masyarakat yang berada di daerah perkotaan saja akan tetapi di dataran tinggi misalnya daerah Ranupane mengalami hal serupa namun levelnya lebih parah. Hal ini sebagaimana yang dialami oleh Nur Kolis salah satu warga Ranupane Kecamatan Senduro Lumajang dalam satu bulan terakhir tidak bisa maksimal dalam mengelola lahan pertaniannya akibat sulitnya BBM, Jum’at (16/10/2026).

Nur Kolis mengatakan bahwa dirinya mengalami kesulitan memperoleh BBM terutama jenis pertalite. Sehingga mengakibatkan terlambatnya penanganan tanaman di lahan pertaniannya seperti penyemprotan obat, pemupukan dan lainnya terkendala karena harus dilakukan dengan cara manual. “Biasanya saya memakai mesin mas untuk nyemprot ataupun memupuk tanam, karena gak ada pertalite terpaksa harus pakai pompa manual,” tuturnya.

Selain petani, kegiatan pariwisatapun juga mengalami kendala akibat kelangkaan BBM saat ini. Salah satu pelaku pariwisata yang bergerak di jasa transportasi Jeep Bromo, Achmad Haris menyatakan dengannya adanya kelangkaan BBM saat ini banyak Jeep yang tidak beroperasi lantaran tidak adanya ketersediaan BBM salama satu bulan ini. “Jeep kami ya harus parkai sebab tidak ada bahan bakar untuk beroperasi,” kata pria ini.

BACA JUGA :
TNI Lumajang Gelontor Rumah Warga Terdampak Lahar Dingin di Sumberlangsep

Menurut Haris, yang terkena dampak dengan adanya kelangkaan BBM ini selain sektor pertanian dan pariwisata, juga sektor perekonomian terutama UMKM yang berada di kawasan Bromo Tengger juga mengalami kendala. “Jadi, kami ingin mencari solusi untuk menyelesaikan masalah kelangkaan BBM ini,” terangnya.

BACA JUGA :
Kasus Dugaan Rekayasa Perceraian Libatkan Oknum Pengadilan Agama Kabupaten Lumajang

Maka dari itu, kata Haris, kami telah meminta kepada Bupati Lumajang untuk mencarikan solusi terutama bagi warga Desa Ranupane Kecamatan Senduro Lumajang. Untuk mengatasi masalah kelangkaan BBM terutama jenis pertalite. “Kami telah mengirimkan surat audiensi kepada Bunda Indah, agar bunda tahu keadaan warga Ranupane ini. Semoga audiensi bisa dilaksanakan dalam waktu dekat,” ucap pria 3 anak ini.

BACA JUGA :
Aksi Kemanusiaan TNI: Pembongkaran Rumah Terdampak Erupsi untuk Pemulihan Warga.

Paling tidak, sambung Haris, ada perhatian khusus terhadap warga Ranupane dari Pemerintah Kabupaten Lumajang mengenai persoalan kelangkaan BBM ini. “Kami berharap segera ada solusi untuk mengatasi hal ini,” tegasnya. (AF)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *